Cahaya Menuju Surga

CAHAYA MENUJU SURGA
CAHAYA MENUJU SURGA

بِسْــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Tujuan Manusia Hidup Adalah Kembali Ke Jalan Allah SWT. Maka kerjakanlah sholat,ibadah,zikir,sedekah,amal,zakat,puasa dan kebaikan menurut firman2 Allah yg terkandung di dalam kitab suci Al,Quran, hadits2, riwayat2 tuntunan nabi-nabi dan rasullulloh. Laksanakan dalam kehidupan sehari-hari dengan hati sabar,tawakal dan istiqomah. Terima kasih kepada semua pihak dan sumber yang terkait dgn artikel/gambar ini "Jazakallahu khairan" Oleh: Wedha Kencana

Translate

Tuesday, July 30, 2013

Azh-Zhahir, Allah Maha Tinggi

Azh-Zhahir adalah salah satu nama Allah Subhanahu wata’ala. Nama tersebut termaktub dalam surat al-Hadid ayat yang ke-3 “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (al-Hadid: 3)


Demikian pula dalam hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, saat beliau memuji Allah Subhanahu wata’ala, beliau mengatakan, “Ya Allah, Engkaulah al-Awwal, tiada sesuatu pun sebelummu. Engkaulah al-Akhir, tiada sesuatupun setelah-Mu. Engkau adalah azh-Zhahir, tiada sesuatu pun di atas-Mu, dan Engkau adalah al-Bathin, tiada sesuatu pun yang lebih dekat dari-Mu. Lunaskanlah utang kami dan cukupkanlah kami dari kefakiran.”

Dengan mengimaninya, kita mengetahui salah satu sifat yang Maha Agung, yaitu ketinggian Allah Subhanahu wata’ala di atas seluruh makhluk-Nya. Ini berarti: 

1. Allah Subhanahu wata’ala tidak di mana-mana, sebagaimana anggapan sebagian orang, bahkan Allah Subhanahu wata’ala di atas makhluk-Nya.
2. Allah Subhanahu wata’ala tidak menyatu dengan makhluk-Nya atau sebagian makhluk-Nya, bahkan Allah Subhanahu wata’ala terpisah dari mereka semuanya.
3. Tidak benar apa yang dikatakan oleh sebagian firqah (kelompok sempalan) yang terpengaruh oleh ilmu kalam dan filsafat bahwa “Allah Subhanahu wata’ala di atas alam, tidak pula di bawahnya; tidak di sebelah kanan alam, tidak di sebelah kirinya; tidak di sebelah depan atau belakangnya; serta tidak bersatu dengan alam, tidak pula terpisah darinya.

Ahlus Sunnah wal Jamaah berkeyakinan bahwa Allah Subhanahu wata’ala ada di atas alam dan seluruh makhluk-Nya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman, “Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga tiba-tiba bumi itu berguncang? Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu? Kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku.” (al-Mulk: 16-17)


Cahaya Menuju Surga
wedhakencana.blogspot.com


Sumber : Al-Ustadz Qomar Suaedy
 

No comments:

Post a Comment